Sistem Pembangkit Kelas RE4BB

Pusat pembangkit listrik dapat dibagi atas Pembangkitan Listrik Non-Termal dan Pusat Pembangkitan Listrik Termal. Pusat listrik non termal  dalam proses pembangkitan tenaga listrik, menggunakan sumber energi lain (alternatif) selain bahan bakar fosil, sehingga tidak melibatkan proses panas (thermal) di dalamnya, sedangkan Pusat Listrik Termal adalah pusat pembangkitan tenaga listrik yang melibatkan proses panas (thermal) dalam pembangkitan tenaga listriknya, umumnya tipe pembangkitan ini membutuhkan bahan bakar yang berasal dari bahan bakar fosil. Selain membahas pusat listrik dengan sumber energi baru terbarukan pada mata kuliah ini membahas pengoperasian Unit PLTU maupun  PLTGU.

Kuliah ini diselenggarakan dalam 16 kali pertemuan (14 kali tutorial, 1 kali ujian tengah semester, dan 1 kali ujian akhir semester). Setiap pertemuan berdurasi 100 menit. Tutorial diisi dengan penjelasan, pemaparan, dan juga presentasi dari peserta kuliah. Asesmen dan penilaian  dilakukan dengan kuis, tugas, diskusi kelompok, serta ujian sumatif (UTS, UAS) untuk mengetahui pencapaian kompetensi