Biologi Kesehatan Masyarakat

Mata kuliah Biologi Kesehatan Masyarakat akan membahas aspek biologi dalam konteks kesehatan masyarakat seperti pada penyakit menular dan tidak menular, perkembangan patogen dan transmisi penyakit, dan respon imunitas tubuh manusia. Aspek biologi memiliki peran yang kuat dan merupakan dasar dalam mengidentifikasi, transmisi dan pengendalian penyakit. Mata kuliah ini akan membahas dinamika populasi, ekologi penyakit, metode modeling pengendalian penyakit, pathogen penyakit degeneratif, bioinformatika, pathogen pada penyakit infeksi, imunitas dan resistensi penyakit, dasar genetika suatu penyakit, mikronutrien, toksikologi, dan ekologi dalam promosi kesehatan. Mata kuliah ini juga akan mengangkat kasus MDR-TB sebagai bahan diskusi mahasiswa.

 

Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan memiliki pengetahuan yang kuat mengenai berbagai macam faktor biologi terhadap kesehatan masyarakat, mampu menerapkan prinsip biologi dalam menganalisis masalah kesehatan masyarakat, dan mengembangkan intervensi kesehatan yang didasari oleh prinsip biologis.


Hidrologi dan Konservasi Air

This course discusses hydrology and water conservation related to environmental health, especially in the context of public health. Water in hydrology is a basic need for humans, without water there is no life on this earth. Daily water needs are inseparable from quantity and quality requirements. The need for quantity and quality that is not met will cause health problems. Water is obtained from various sources by means. The use of water produces a by-product in the form of waste, which can cause pollution in various water sources. Ways of providing water comes with advantages and disadvantages. Water is a renewable natural resource, but still has limitations. Therefore water as a natural resource needs to be conserved. The ways of conservation in various water sources are discussed in this course with the aim that water resources can be guaranteed both in quantity and quality. 

Pengelolaan Lingkungan I

Mata kuliah Pengelolaan Lingkungan merupakan salah satu mata kuliah wajib di Program Studi magister Kesehatan Lingkungan. Mata kuliah Pengelolaan Lingkungan wajib diambil oleh mahasiswa pada semester II. Materi pada mata kuliah Pengelolaan Lingkungan mencakup materi tentang lingkungan fisik maupun sosial. Pengelolaan lingkungan merupakan ilmu yang sangat penting mengingat pentingnya aspek lingkungan dalam kehidupan manusia. Komponen lingkungan dalam mata kuliah Pengelolaan Lingkungan meliputi lingkungan air, udara, lahan/ tanah, biotik, dan sosial budaya. Pengelolaan lingkungan perlu dilakukan agar kelestarian lingkungan tetap terjaga. Karyasiswa diharapkan mampu memahami konsep tentang lingkungan dan pengelolaannya setelah mengikuti mata kuliah Pengelolaan Lingkungan. Mahasiswa juga diharapkan mampu menganalisis dan mengevaluasi pengelolaan lingkungan menggunakan pendekatan-pendekatan berdasarakan hukum dan perundang-undangan yang terkait dengan pengelolaan lingkungan. Kemampuan analisis dan evaluasi lingkungan ini diharapkan dapat diaplikasikan pada sebuah studi kasus di kehidupan nyata.


Pengelolaan Lingkungan II

Mata kuliah Pengelolaan Lingkungan merupakan salah satu mata kuliah wajib di Program Studi magister Kesehatan Lingkungan. Mata kuliah Pengelolaan Lingkungan wajib diambil oleh mahasiswa pada semester III, yang merupakan mata kuliah lanjutan dari mata kuliah pada semester sebelumnya. Materi pada mata kuliah Pengelolaan Lingkungan mencakup materi tentang lingkungan fisik maupun sosial. Pengelolaan lingkungan merupakan ilmu yang sangat penting mengingat pentingnya aspek lingkungan dalam kehidupan manusia. Komponen lingkungan dalam mata kuliah Pengelolaan Lingkungan meliputi lingkungan air, udara, lahan/ tanah, biotik, dan sosial budaya. Pengelolaan lingkungan perlu dilakukan agar kelestarian lingkungan tetap terjaga. Karyasiswa diharapkan mampu memahami konsep tentang lingkungan dan pengelolaannya setelah mengikuti mata kuliah Pengelolaan Lingkungan. Mahasiswa juga diharapkan mampu menganalisis dan mengevaluasi pengelolaan lingkungan menggunakan pendekatan-pendekatan berdasarakan hukum dan perundang-undangan yang terkait dengan pengelolaan lingkungan. Kemampuan analisis dan evaluasi lingkungan ini diharapkan dapat diaplikasikan pada sebuah studi kasus di kehidupan nyata.


Pengendalian Vektor

Proses pembelajaran mata kuliah Pengendalian vektor akan dilakukan berdasarkan pola SCL (Student Centered Learning).  Mata kuliah ini membahas tentang ilmu yang berkaitan dengan pengendalian vektor secara kimiawi, maupun pengelolaan lingkungan dan status resistensi vektor terhadap insektisida, baik itu vektor dengue, chikungunya, japenese encephalitis, malaria, filariasis, anthrax. Selain itu dibahas pula tikus dan ektoparasitnya yang berperan sebagai vektor penyakit pes dan juga peran tikus sebagai sumber penularal leptospirosis.           

Metode perkuliahan menggunakan model kuliah tatap muka, tanya jawab antar mahasiswa dan dosen, dan presentasi kelompok dengan topik sesuai bahan kuliah. Dengan metode tersebut maka para siswa ikut terlibat aktif dalam sistem pembelajaran , melalui diskusi yang terarah dan intensif. Materi yang diberikan pada kuliah, juga ditunjang dengan praktikum sehingga mahasiswa dapat lebih memahami apa yang telah diperoleh dalam kuliah.

Mahasiswa juga dituntut untuk mencari informasi baru tentang hasil penelitian yang dapat mendukung dengan topik-topik atau  materi yang akan dipresentasikan. Semua hasil penelusuran pustaka atau dari internet yang dapat dipercaya selanjutnya dikemukakan pada presentasi dan dilanjutkan dengan diskusi antar kelompok dan mahasiswa. Berbagai inovasi seperti mengajak mahasiswa berdiskusi, mengajukan pertanyaan, memberi ulasan, menjawab pertanyaan dari dosen dan mahasiswa lain, adalah merupakan metode yang akan diterapkan untuk membuka akses peningkatan kreativitas dan kepemimpinan mahasiswa.